Rabu, 10 Oktober 2012

ANALISIS KORELASI PRODUCT MOMENT PEARSON


a.   Pengertian
Korelasi adalah istilah statistik yang menyatakan derajat hubungan linier (searah bukan
timbal balik) antara dua variabel atau lebih.

b.   Macam-macam Teknik Korelasi
•   Product Moment Pearson  : Kedua variabelnya berskala interval
•   Rank Spearman  : Kedua variabelnya berskala ordinal
•   Point Serial  : Satu berskala nominal sebenarnya dan satu berskala interval
•   Biserial  : Satu berskala nominal buatan dan satu berskala interval
•   Koefisien kontingensi  : Kedua varibelnya berskala nominal

c.   Kegunaan Korelasi Product Moment Pearson
•   Untuk menyatakan ada atau tidaknya hubungan antara variabel X dengan variabel Y.
•   Untuk menyatakan besarnya sumbangan variabel satu terhadap yang lainnya yang
dinyatakan dalam persen. 

d.   Asumsi
•   Data berdistribusi Normal
•   Variabel yang dihubungkan mempunyai data linear.
•   Variabel yang dihubungkan mempunyai data yang dipilih secara acak.
•   Variabel yang dihubungkan mempunyai pasangan yang sama dari subyek yang sama pula
(variasi skor variabel yang dihubungkan harus sama).
•   Variabel yang dihubungkan mempunyai data interval atau rasio.

e.   Nilai r
•   Nilai r terbesar adalah +1 dan r terkecil adalah –1. r = +1 menunjukkan hubungan positip
sempurna, sedangkan r = -1 menunjukkan hubungan negatip sempurna.
•   r tidak mempunyai satuan atau dimensi. Tanda + atau - hanya menunjukkan arah
hubungan. Intrepretasi nilai r adalah sebagai berikut:
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
f.   Langkah-langkah Menghitung Koefisien Korelasi Parsial
1.   Tulis Ho dan Ha dalam bentuk kalimat.
2.   Tulis Ho dan Ha dalam bentuk statistik.
3.   Buat tabel penolong sebagai berikut:
 
 
 
 
 
4.   Cari r hitung.
 5.   Tentukan taraf signifikansinya ( α )
6.   Cari r tabel dengan dk = n-2
7.   Tentukan kriteria pengujian Jika -rtabel ≤rhitung ≤+r tabel, maka Ho diterima
8.   Bandingkan thitung dengan ttabel
9.   Buatlah kesimpulan.

Contoh:
1.   Tulis Ho dan Ha dalam bentuk kalimat.
Ho : Tidak terdapat hubungan yang positip dengan Nilai Penjualan.
Ha : Terdapat hubungan yang positip dan signifikan antara variabel Biaya Promosi dengan Nilai Penjualan.
2.   Tulis Ho dan Ha dalam bentuk statistik.
Ho : r = 0.
Ha : r ≠ 0.
3.   Buat tabel penolong sebagai berikut:
 4.   Cari r hitung
 
5.   Taraf signifikansi ( α) = 0,05.
6.   r tabel dengan dk = 8-2=6 adalah 0,707
7.   Tentukan kriteria pengujian Jika -rtabel ≤rhitung ≤+r tabel, maka Ho diterima
8.   Bandingkan rhitung dengan rtabel, r hitung (0,86) > r tabel (0,707), jadi Ho ditolak.
9.   Kesimpulan : Terdapat hubungan yang positip dan signifikan antara variabel Biaya Promosi dengan Nilai Penjualan
 
Referensi:
Mason, R.D & Douglas A. Lind. 1996. Teknik Statistik Untuk Bisnis dan Ekonomi.  Penerbit
Erlangga, Jakarta.
Usman, H. dan R. Purnomo Setiady Akbar. 2000.  Pengantar Statistika.  Jakarta : Bumi
Aksara. 
 

1 komentar:

Andika Bagus mengatakan...

Thanks, Sangat memantu...